Langsung ke konten utama

BERSIAP MENJADI KADER BERKEMAJUAN, PK IMM ALLENDE SUKSES MENGADAKAN DARUL ARQAM DASAR !!

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Komisariat Allende Universitas Muhammadiyah Surabaya (Program Studi Psikologi) Mengadakan Darul Arqam Dasar yang Dilaksanakan pada tanggal 2-5 Maret 2023 yang bertempat di PAUD ‘Aisyiyah Kesambi Lamongan.


Gambar 1.  DAD PK IMM ALLENDE 2023


Darul Arqam Dasar merupakan kegiatan pengkaderan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah yang wajib diikuti oleh seluruh calon kader IMM dan menjadi langkah awal bagi calon para kader untuk bergabung di Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah.


Dalam kegiatan ini, PK IMM Allende mengusung tema “Dekonstruksi Nilai Ideologi Ikatan Demi Terwujudnya Kader IMM Allende yang Berkemajuan” yang diikuti oleh 55 peserta. 49 peserta dari Universitas Muhammadiyah Surabaya dan 6 peserta dari Universitas Muhammadiyah Gresik. Dalam DAD ini peserta dibagi menjadi 2 kelas, yaitu kelas A dan kelas B pada setiap materi.


Pada hari pertama (Kamis, 2 Maret 2023) kegiatan diawali dengan pembukaan yang dibuka oleh perwakilan dari Koordinator Komisariat (KOORKOM Universitas Muhammadiyah Surabaya), pimpinan cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM Surabaya), Dan juga Dekan Fakultas Psikologi. Di hari pertama ini calon kader mendapatkan materi tentang Ke-Islaman.


Di hari kedua (Jum’at, 3 Maret 2023) kegiatan diawali dengan shalat tahajud setelahnya melakukan sholat subuh dengan dilanjut kultum dan tadarus berkelompok, yakni mengkaji tentang tafsiran ayat-ayat pengkaderan dan surat Al-Fatihah. Di hari kedua ini para calon kader mendapatkan materi tentang Kemuhammadiyahan, Ke-IMM an dan Manajemen organisasi yang pada setiap materinya terdapat FGD presentasi mengenai materi yang telah didapat oleh calon kader oleh tiap-tiap kelompok.


Di hari ketiga (Sabtu, 4 Maret 2023) seperti biasa kegiatan diawali dengan sholat tahajud, sholat subuh, kultum dan tadarus berkelompok. Di hari ketiga ini calon kader mendapatkan materi mengenai AI dan Ansos, Kesetaraan Gender yang pada setiap materinya juga dilakukan FGD.


Setelah melakukan FGD, peserta melakukan praktik germa yaitu simulasi aksi terkait kenaikan UKT, disini para calon kader diharapkan memiliki pemahaman dan kepekaan terhadap persoalan-persoalan yang sering terjadi di setiap dunia pendidikan sekaligus bekal ketika nantinya mereka dihadapkan pada aksi yang sebenarnya.


Gambar 2. Pembukaan DAD PK IMM ALLENDE 2023


Di hari ke empat (Ahad, 5 Maret 2023) pada dini hari sekitar pukul 03.00 para calon kader dibangunkan untuk mengikuti malam pengukuhan kader dengan mengucapkan ikrar yang harapannya para calon kader sadar dan ingat akan tanggung jawab yang akan mereka emban di masa depan. Setelah pengukuhan selesai para calon kader melakukan kegiatan sholat tahajud hingga tadarus makna. Kemudian sekitar pukul 08:00 dilanjutkan dengan outbound. Setelah selesai para calon kader melakukan bersih diri dan bersiap-siap untuk pembahasan mengenai Rancangan Tindak Lanjut (RTL) dan follow up sekaligus acara penutupan yang dihadiri oleh perwakilan dari KOORKOM Universitas Muhammadiyah Surabaya dan juga Perwakilan dari PC IMM Kota Surabaya.


(Dina)


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ta’dib dan Konsepsi Manusia dalam Islam

  Surabaya – Bidang Tabligh PK IMM Allende kembali menggelar Kajian Islam KALAM #5 pada hari Kamis, (12/6), bertempat di Lantai 9, Ruang 903 Gedung At Tauhid Tower. Kajian ini mengangkat tema “Ta’dib dan Konsepsi Manusia dalam Islam”, dengan menghadirkan Rafif Burhanuddin Muhammad sebagai pemateri. Kajian ini membahas secara mendalam tentang konsep ta’dib , yaitu proses pendidikan dalam Islam yang menekankan pembentukan adab dalam diri individu, agar mampu mengenal dan menempatkan segala sesuatu secara adil dan proporsional. Pemateri menekankan bahwa ta’dib bukan sekadar pengajaran pengetahuan, namun lebih pada proses internalisasi nilai-nilai spiritual dan moral dalam diri manusia. Selain itu, pembahasan juga menyinggung hakikat manusia menurut Islam yang terdiri dari empat unsur utama, yaitu ruh, akal, qalbu, dan jism. Rafif menjelaskan bahwa tanpa salah satu dari unsur tersebut, maka manusia tidak bisa disebut sebagai manusia. Tanpa salah satu dari keempat unsur ini, mak...

“Telah Berlayar Nahkoda Baru Pimpinan Komisariat IMM Allende 2024/2025”

 Pelantikan PK IMM Allende periode 2024/2025    di SD Muhammadiyah 4 Surabaya, Minggu (8/12/14)     Setelah menyelenggarakan Musyawarah Komisariat ke IX pada 23-24 Oktober 2024 di SMP Muhammadiyah 11 Surabaya, Pimpinan Komisariat (PK) IMM Allende Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surabaya, resmi melantik kepengurusan baru untuk periode 2024/2025 yang dinahkodai Amirul Haq Al-Amin sebagai ketua umum dan Hani Dwi Wilujeng sebagai sekertaris umum. PK IMM Allende sukses menggelar Acara Pelantikan ke IX  pada tanggal 8 Desember 2024 di SD Muhammadiyah 4 Surabaya. Pelantikan ini dihadiri oleh calon Badan Pengurus Harian yang dilantik maupun calon kader dari PK IMM Allende, Ketua Umum PK IMM Allende Periode 2023/2024, Ketua Umum Koordinator Komisarita (Koorkom) IMM Universitas Muhammadiyah Surabaya, Pimpinan Cabang (PC) IMM Surabaya, dan Forum Keluarga Alumni IMM Universitas Muhammadiyah Surabaya.   Pelantikan ini mengusung tema “Membangun ...

Refleksi Filsafat Ilmu: Menyelami Hakikat Pengetahuan dan Dasar Kemajuan Golongan

       7 November 2025 - Masjid Al-Qory Universitas Muhammadiyah Surabaya menjadi ajang dialog mendalam antara pemantik dan peserta. Acara ini tidak hanya menghadirkan penyampaian materi, tetapi berlangsung sebagai satu sesi diskusi dua arah yang hidup, kritis, dan sarat pertanyaan fundamental mengenai hakikat ilmu dan peranannya dalam membentuk peradaban.      Suasana Masjid Al-Qory dipenuhi antusiasme dari para peserta. Pemantik membuka diskusi dengan menekankan bahwa keinginan memahami ilmu secara menyeluruh adalah ciri utama seorang yang berpikir filsafati. Di tengah keterbatasan sudut pandang, manusia sering kali hanya terpaku pada satu disiplin; namun pemikiran filsafat justru menuntut seseorang menghubungkan ilmu dengan nilai moral, agama, dan realitas sosial. Dari titik inilah peserta didorong untuk memeriksa ulang pemahaman mereka mengenai struktur ilmu.      Pemantik kemudian membawa peserta pada refleksi mendasar: bahwa se...