Langsung ke konten utama

Ramadhan usai, apa yang telah kita dapati?

 

(Illustrasi by Tetuko Hamka)

PK IMM Allende mengindahkan Bulan suci Ramadhan dengan berbagai kegiatan bermanfaat.

Bulan Ramadhan adalah bulan yang ditunggu-tunggu oleh semua umat muslim di dunia. Bulan ini membawa keberkahan dari yang maha kuasa sehingga kita perlu memperbanyak aktivitas yang mendekatkan diri kepada sang pencipta. Di bulan ini, PK IMM Allende berupaya untuk berbagi kasih dan keindahan selama bulan Ramadhan ini, dimulai dari rutinitas belajar mingguan di Komunitas Cahaya Bunda yang rutin dilaksakan, lalu ada Pondok Ramadhan bertabur kasih yang dilaksanakan pada 24/3/2024 (KCB). Hingga diadakannya kajian-kajian untuk me-recharge  iman di bulan yang suci ini.

Surabaya, 31/3/2024 (KCB). Komunitas Cahaya Bunda dengan dibantu Bidang Sospemas (SPM) mengadakan kegiatan bagi-bagi sembako untuk ibu-ibu dari anak binaan, serta berbagi kasih lewat berbagi baju lebaran untuk anak-anak binaan. Selain berbagi kasih untuk lingkungan rumah binaan serta sembako keliling Surabaya. Kepala Bidang Sospemas (SPM) bertutur bahwa kegiatan ini tentu adalah Sebagian Upaya untuk melakukan kebaikan antar umat manusia sebagai yang dituturkan "Kiat baik ini tentunya kami harapkan dapat membawa dampak positif dan kebermanfaatan berlanjut bagi adik adik maupun ibu ibu binaan, dapat mengukir senyum bagi mereka yang lesu, membawa harapan bagi mereka yang putus asa, dan membangkitkan semangat untuk berbagi kepada sesama, terlebih lagi di bulan yang mulia"        - Immawan Amirul Haq, Kepala Bidang Sospemas (SPM)

 Dokumentasi kegiatan berbagi

Tidak hanya itu, bidang Tabglih yang selalu berperan penting khususnya di Bulan Ramadhan ini bersama-sama me-Recharge iman kita lewat “Kajian Tafsir Ramadhan” yang dipaparkan oleh al-ustadz Ahmad Ghozu Al Afnan dengan tema “Tafsir Al-Imran ayat 110:Menjadi Umat Terbaik Dinulan Ramadhan Dengan Menegakkan Amar Ma`Ruf Nahi Munkar” yang bertepatan di Gedung ATT Lt 9 UM Surabaya 1/4/2024 dan dihadiri seluruh kader dan Bph dari Internal Allende maupun eksternal. Tentunya kajian tafsir ini sangat menarik,yakni diambil dari ayat Al-Qur`an :

كُنْتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ ۗ وَلَوْ آمَنَ أَهْلُ الْكِتَابِ لَكَانَ خَيْرًا لَهُمْ ۚ مِنْهُمُ الْمُؤْمِنُونَ وَأَكْثَرُهُمُ الْفَاسِقُونَ

Ayat ini menekankan pentingnya kualitas umat Islam dan tugas mereka sebagai umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia, yang mencakup menyuruh yang ma'ruf, mencegah yang munkar, dan beriman kepada Allah. Jelas tentu, sangat berkaitan dengan bulan Ramadhan ini Dimana kita seluruh umat muslim berbondong-bondong dalam mengejar kebaikan dan saling menjauhkan dari yang mungkar.

Dokumentasi kegiatan kajian tafsir

Kegiatan akhir atau yang biasa dikenal dengan “closingan” sebelum hari raya idul fitri ialah  Kajian Tafsir dengan tema “Meneladani Gaya Kepemimpinan Nabi”  yang diadakan oleh Bidang Tabligh dan Bidang Hikmah ini dipaparkan oleh al-ustadz Sutomo, S.H. bertempat di Masjid Dakwah Pemuda pada 4/4/2024 yang dihadiri oleh kader-kader serta BPH dari Allende.

Dokumentasi kegiatan kajian tafsir

“Semoga kehangatan dan kebersamaan yang kita rasakan saat ini bisa terus terjaga sepanjang tahun, tidak hanya saat Lebaran. Mari kita jadikan momen ini sebagai titik balik untuk terus mempererat hubungan dengan keluarga dan sahabat. Juga, jangan lupakan untuk terus bersyukur atas semua nikmat yang telah diberikan kepada kita. Semoga Lebaran tahun ini menjadi awal yang baik untuk kita semua dalam menjalani kehidupan yang lebih baik lagi ke depannya.”- Ketua umum PK IMM Allende, Immawan Heru Kuswanto.

Author : Azalia Nafisah Zukhruful Hikmah – Sekretaris Bidang RPK

Editor : Hamka

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ta’dib dan Konsepsi Manusia dalam Islam

  Surabaya – Bidang Tabligh PK IMM Allende kembali menggelar Kajian Islam KALAM #5 pada hari Kamis, (12/6), bertempat di Lantai 9, Ruang 903 Gedung At Tauhid Tower. Kajian ini mengangkat tema “Ta’dib dan Konsepsi Manusia dalam Islam”, dengan menghadirkan Rafif Burhanuddin Muhammad sebagai pemateri. Kajian ini membahas secara mendalam tentang konsep ta’dib , yaitu proses pendidikan dalam Islam yang menekankan pembentukan adab dalam diri individu, agar mampu mengenal dan menempatkan segala sesuatu secara adil dan proporsional. Pemateri menekankan bahwa ta’dib bukan sekadar pengajaran pengetahuan, namun lebih pada proses internalisasi nilai-nilai spiritual dan moral dalam diri manusia. Selain itu, pembahasan juga menyinggung hakikat manusia menurut Islam yang terdiri dari empat unsur utama, yaitu ruh, akal, qalbu, dan jism. Rafif menjelaskan bahwa tanpa salah satu dari unsur tersebut, maka manusia tidak bisa disebut sebagai manusia. Tanpa salah satu dari keempat unsur ini, mak...

“Telah Berlayar Nahkoda Baru Pimpinan Komisariat IMM Allende 2024/2025”

 Pelantikan PK IMM Allende periode 2024/2025    di SD Muhammadiyah 4 Surabaya, Minggu (8/12/14)     Setelah menyelenggarakan Musyawarah Komisariat ke IX pada 23-24 Oktober 2024 di SMP Muhammadiyah 11 Surabaya, Pimpinan Komisariat (PK) IMM Allende Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surabaya, resmi melantik kepengurusan baru untuk periode 2024/2025 yang dinahkodai Amirul Haq Al-Amin sebagai ketua umum dan Hani Dwi Wilujeng sebagai sekertaris umum. PK IMM Allende sukses menggelar Acara Pelantikan ke IX  pada tanggal 8 Desember 2024 di SD Muhammadiyah 4 Surabaya. Pelantikan ini dihadiri oleh calon Badan Pengurus Harian yang dilantik maupun calon kader dari PK IMM Allende, Ketua Umum PK IMM Allende Periode 2023/2024, Ketua Umum Koordinator Komisarita (Koorkom) IMM Universitas Muhammadiyah Surabaya, Pimpinan Cabang (PC) IMM Surabaya, dan Forum Keluarga Alumni IMM Universitas Muhammadiyah Surabaya.   Pelantikan ini mengusung tema “Membangun ...

Refleksi Filsafat Ilmu: Menyelami Hakikat Pengetahuan dan Dasar Kemajuan Golongan

       7 November 2025 - Masjid Al-Qory Universitas Muhammadiyah Surabaya menjadi ajang dialog mendalam antara pemantik dan peserta. Acara ini tidak hanya menghadirkan penyampaian materi, tetapi berlangsung sebagai satu sesi diskusi dua arah yang hidup, kritis, dan sarat pertanyaan fundamental mengenai hakikat ilmu dan peranannya dalam membentuk peradaban.      Suasana Masjid Al-Qory dipenuhi antusiasme dari para peserta. Pemantik membuka diskusi dengan menekankan bahwa keinginan memahami ilmu secara menyeluruh adalah ciri utama seorang yang berpikir filsafati. Di tengah keterbatasan sudut pandang, manusia sering kali hanya terpaku pada satu disiplin; namun pemikiran filsafat justru menuntut seseorang menghubungkan ilmu dengan nilai moral, agama, dan realitas sosial. Dari titik inilah peserta didorong untuk memeriksa ulang pemahaman mereka mengenai struktur ilmu.      Pemantik kemudian membawa peserta pada refleksi mendasar: bahwa se...