Langsung ke konten utama

Darul Arqam Dasar (DAD) PK IMM Allende: Mencetak Kader Visioner untuk Perubahan dan Peradaban

 


Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Allende sukses menyelenggarakan Darul Arqam Dasar (DAD), pelatihan kader tingkat dasar yang berlangsung selama tiga hari penuh, pada 24-26 Januari 2025. Mengusung tema “Mencetak Kader Visioner: Berkarya untuk Perubahan, Berdakwah untuk Peradaban”, kegiatan ini bertujuan untuk membekali para mahasiswa dengan nilai-nilai Islam berkemajuan sekaligus membentuk jiwa kepemimpinan yang visioner.

Pelatihan ini dirancang untuk mencetak kader IMM yang memiliki landasan ideologi Islam yang kokoh, keterampilan berpikir kritis, serta jiwa kepemimpinan yang mampu membawa perubahan. Selain itu, DAD menjadi ruang bagi para mahasiswa untuk mempererat tali persaudaraan serta menggali potensi intelektual dan spiritual mereka.

Kegiatan DAD diawali dengan sesi materi yang menghadirkan para pemateri berpengalaman. Materi-materi tersebut mencakup pemahaman mendalam tentang nilai-nilai Islam yang berkemajuan, sejarah perjuangan Muhammadiyah, dasar-dasar organisasi IMM, analisis sosial untuk membaca dan memahami kondisi masyarakat secara kritis, serta pentingnya manajemen organisasi dalam melahirkan pemimpin yang efektif. Setiap materi dirancang untuk menguatkan visi dan misi kader IMM sebagai agen perubahan.

Selain materi, kegiatan diskusi kelompok atau Focus Group Discussion (FGD) menjadi salah satu agenda utama yang melibatkan peserta secara aktif. Dalam sesi ini, peserta dibagi ke dalam kelompok-kelompok kecil untuk membahas isu-isu yang relevan dengan materi yang telah disampaikan. Kegiatan ini tidak hanya melatih kemampuan berpikir kritis, tetapi juga menumbuhkan semangat kolaborasi dan komunikasi antar peserta.

Salah satu momen paling berkesan dalam DAD adalah sesi deep talk yang berlangsung pada malam hari. Sesi ini memberikan kesempatan bagi peserta untuk merefleksikan perjalanan hidup mereka, memahami nilai-nilai yang mereka pegang, serta merumuskan tujuan besar dalam bergabung dengan IMM. Suasana yang hangat dan reflektif menciptakan ikatan emosional yang mendalam antara peserta dan panitia.

Di hari kedua, suasana semakin hidup dengan digelarnya pentas seni atau PENSI. Kegiatan ini menjadi ajang bagi para peserta untuk menunjukkan kreativitas mereka secara berkelompok. Berbagai bentuk ekspresi seni yang ditampilkan tidak hanya mempererat kebersamaan, tetapi juga mengungkapkan potensi seni dan budaya yang dimiliki para peserta.

Kegiatan ini mendapat tanggapan positif dari berbagai pihak. Ketua Umum PK IMM Allende, Amirul Haq Al Amin, menyampaikan rasa bangganya terhadap perkembangan yang ditunjukkan peserta selama DAD berlangsung. Ia melihat peningkatan yang signifikan, terutama dari sisi kontribusi dan keaktifan para peserta. Menurutnya, sikap kritis yang muncul pada hari kedua dan ketiga adalah wujud dari keberhasilan pembelajaran dalam kegiatan ini.

Salah satu peserta, Dwiki Rizki Mubarok Putra Rahman, mengungkapkan bahwa DAD di tahun ini sangat menarik dan seru. Ia juga menaruh harapan besar di DAD berikutnya agar semakin baik. Ia mengusulkan agar setiap divisi mematangkan persiapan, termasuk materi dan teknis pelaksanaan, sehingga berbagai kendala kecil dapat dihindari dan pelaksanaan DAD mendatang menjadi lebih sempurna.

Dengan berakhirnya Darul Arqam Dasar, PK IMM Allende berharap dapat mencetak kader-kader yang berkarakter Islami dan berkemajuan, serta siap mengabdi kepada masyarakat dan negara. Etos dan nilai yang disampaikan selama tiga hari ini ditujukan untuk memberikan peserta alat untuk menjadi pelopor perubahan sosial.  


Author             : Dewi Nur Laili Huriono Putri



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ta’dib dan Konsepsi Manusia dalam Islam

  Surabaya – Bidang Tabligh PK IMM Allende kembali menggelar Kajian Islam KALAM #5 pada hari Kamis, (12/6), bertempat di Lantai 9, Ruang 903 Gedung At Tauhid Tower. Kajian ini mengangkat tema “Ta’dib dan Konsepsi Manusia dalam Islam”, dengan menghadirkan Rafif Burhanuddin Muhammad sebagai pemateri. Kajian ini membahas secara mendalam tentang konsep ta’dib , yaitu proses pendidikan dalam Islam yang menekankan pembentukan adab dalam diri individu, agar mampu mengenal dan menempatkan segala sesuatu secara adil dan proporsional. Pemateri menekankan bahwa ta’dib bukan sekadar pengajaran pengetahuan, namun lebih pada proses internalisasi nilai-nilai spiritual dan moral dalam diri manusia. Selain itu, pembahasan juga menyinggung hakikat manusia menurut Islam yang terdiri dari empat unsur utama, yaitu ruh, akal, qalbu, dan jism. Rafif menjelaskan bahwa tanpa salah satu dari unsur tersebut, maka manusia tidak bisa disebut sebagai manusia. Tanpa salah satu dari keempat unsur ini, mak...

Refleksi Filsafat Ilmu: Menyelami Hakikat Pengetahuan dan Dasar Kemajuan Golongan

       7 November 2025 - Masjid Al-Qory Universitas Muhammadiyah Surabaya menjadi ajang dialog mendalam antara pemantik dan peserta. Acara ini tidak hanya menghadirkan penyampaian materi, tetapi berlangsung sebagai satu sesi diskusi dua arah yang hidup, kritis, dan sarat pertanyaan fundamental mengenai hakikat ilmu dan peranannya dalam membentuk peradaban.      Suasana Masjid Al-Qory dipenuhi antusiasme dari para peserta. Pemantik membuka diskusi dengan menekankan bahwa keinginan memahami ilmu secara menyeluruh adalah ciri utama seorang yang berpikir filsafati. Di tengah keterbatasan sudut pandang, manusia sering kali hanya terpaku pada satu disiplin; namun pemikiran filsafat justru menuntut seseorang menghubungkan ilmu dengan nilai moral, agama, dan realitas sosial. Dari titik inilah peserta didorong untuk memeriksa ulang pemahaman mereka mengenai struktur ilmu.      Pemantik kemudian membawa peserta pada refleksi mendasar: bahwa se...

Hadirkan Kajian yang Menghangatkan Hati

  Suarabaya - Rabu, 2 Juli 2025 lalu, Pimpinan Komisariat IMM Allende melalui bidang Immawati menggelar sebuah kegiatan inspiratif bertajuk SPM X Immawati dengan tema “Dekat Di Hati, Erat Dalam Kasih” . Bertempat di Basecamp Komunitas Cahaya Bunda, Jl. Belakang Panggung No. 35, kegiatan ini menjadi ruang belajar sekaligus ruang berbagi yang hangat bagi para ibu dalam memahami peran psikologis mereka dalam keluarga. Acara ini menghadirkan pemateri Ummi Masrufah Maulidiyah, S.Psi., M.Psi., Psikolog., yang secara lugas dan hangat menyampaikan materi mengenai pentingnya menjaga kedekatan emosional antara ibu dan anak. Dalam pemaparannya, beliau menekankan bahwa kebersamaan tidak hanya hadir dalam bentuk materi, tetapi juga dalam tindakan kecil yang konsisten, seperti menyapa anak ketika pulang sekolah, memeluknya secara rutin, dan menunjukkan kasih sayang secara verbal dan nonverbal. Salah satu momen yang mengaduk emosi peserta adalah ketika ditayangkan sebuah klip video tentang p...