Langsung ke konten utama

Pelantikan & Stadium General Koordinator IMM UMSurabaya Sinergi dan Kolaborasi IMM- Mengokohkan ideologi, Memperkuat Gerakan



Surabaya - Setelah menyelenggarakan Musyawarah Koordinator ke-16 pada 29-30 Desember 2024 di Universitas Muhammadiyah Surabaya, Koordinator Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Universitas Muhammadiyah Surabaya, resmi melantik kepengurusan baru untuk baru untuk periode 2025/2026 yang dinahkodai Izza Mukmin sebagai Ketua Umum dan Lintang Savitri sebagai Sekretaris Umum. Acara sukses digelar pada 13 Maret 2025 di Gedung At-Tauhid Tower Lantai 13 Universitas Muhammadiyah Surabaya. Pelantikan ini dihadiri oleh calon Badan pengurus Harian yang dilantik, Ketua Umum seluruh komisariat IMM se-UMSurabaya, Ketua Umum Pimpinan Cabang (PC) IMM Surabaya, dan Forum Vokal IMM UMSurabaya, jajaran Rektor dan Wakil Rektor Universitas Muhammadiyah Surabaya bersama setiap dekan fakultas.

Pelantikan ini mengusung tema "Sinergi dan Kolaborasi IMM: Mengokohkan Ideologi, Memperkuat Gerakan” yang menggambarkan upaya IMM yang mencerminkan mencerminkan semangat IMM dalam membangun kebersamaan dan kerja sama yang solid. Sinergi dan kolaborasi menjadi kunci dalam menjalankan roda organisasi, IMM bukan hanya sekadar organisasi, tetapi  juga rumah bagi para kader yang memiliki visi yang sama dalam mengembangkan diri dan memberi manfaat bagi masyarakat. 

Sinergi dan kolaborasi menjadi inti dari perjuangan ini. Bukan hanya tentang bekerja bersama, tetapi juga bagaimana setiap kader saling melengkapi, berbagi peran, dan menguatkan satu sama lain. Dalam perjalanan organisasi, perbedaan bukan penghalang, melainkan kekuatan yang menyatukan. Dengan keterpaduan gerak dan pemikiran, IMM mampu menciptakan perubahan yang lebih luas dan berdampak.

Tema ini berakar pada Trikoda IMM, yaitu Religiusitas, Intelektualitas, dan Humanitas, yang menjadi dasar perjuangan IMM. "Mengokohkan Ideologi" menunjukkan pentingnya memperkuat pemahaman dan pengamalan nilai-nilai IMM, khususnya dalam aspek keagamaan, pemikiran, dan kemanusiaan. Ideologi bukan hanya sekedar dipahami, tetapi harus benar-benar dihayati dan diwujudkan dalam sikap serta tindakan sehari-hari. Sementara itu, "Memperkuat Gerakan" menegaskan bahwa ideologi yang kuat harus diwujudkan dalam aksi nyata, baik dalam pengembangan intelektual maupun kontribusi sosial. Sebuah gerakan yang kuat lahir dari individu-individu yang memiliki pemahaman yang utuh tentang visi organisasi, mampu berpikir kritis, dan peduli terhadap realitas sosial. Dengan semangat kolektif, IMM tidak hanya bertahan di tengah dinamika zaman, tetapi juga mampu menjadi penggerak perubahan yang berarti.

Tidak luput juga salah satu inti dari acara pelantikan kali ini, yaitu stadium general dengan tema "Student Now, Leader Tomorrow", yang menegaskan peran mahasiswa sebagai aset penting dalam membangun masa depan bangsa. Mahasiswa bukan sekadar individu yang menempuh pendidikan tinggi, tetapi juga cerminan bangsa yang bertanggung jawab dalam membawa perubahan. 

Mahasiswa memiliki peran sebagai agent of change, yang berarti mereka tidak hanya menjadi saksi atas perubahan, tetapi juga penggeraknya. Perubahan yang dimaksud bukan hanya dalam skala kecil, tetapi juga dalam berbagai aspek kehidupan, seperti peningkatan kualitas sumber daya manusia, kemajuan ekonomi masyarakat, serta upaya memberantas perilaku korupsi. Selain itu, mahasiswa juga dituntut untuk memanfaatkan perkembangan teknologi secara bijak dan inovatif, menjadikannya alat untuk mempercepat kemajuan, bukan sekadar konsumsi semata. 

Lebih dari itu, mahasiswa harus memiliki kreativitas dan keberanian dalam menyikapi berbagai isu kebangsaan. Di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, mahasiswa diharapkan mampu berpikir kritis, bersikap solutif, serta berkontribusi secara nyata dalam menciptakan perubahan yang positif. Dengan semangat ini, harapannya mahasiswa hari ini akan tumbuh menjadi pemimpin yang berintegritas, kompeten, dan siap membawa bangsa ke arah yang lebih maju di masa depan.

Dengan tema ini, diharapkan IMM tidak hanya sekedar bergerak, tetapi juga membangun gerakan yang kokoh dan berkelanjutan dengan dasar ideologi yang kuat serta sinergi dan kolaborasi yang erat di antara kader.

Author        : Achmad Affan Firdaus

Editor         : Khoirun Nisa'





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ta’dib dan Konsepsi Manusia dalam Islam

  Surabaya – Bidang Tabligh PK IMM Allende kembali menggelar Kajian Islam KALAM #5 pada hari Kamis, (12/6), bertempat di Lantai 9, Ruang 903 Gedung At Tauhid Tower. Kajian ini mengangkat tema “Ta’dib dan Konsepsi Manusia dalam Islam”, dengan menghadirkan Rafif Burhanuddin Muhammad sebagai pemateri. Kajian ini membahas secara mendalam tentang konsep ta’dib , yaitu proses pendidikan dalam Islam yang menekankan pembentukan adab dalam diri individu, agar mampu mengenal dan menempatkan segala sesuatu secara adil dan proporsional. Pemateri menekankan bahwa ta’dib bukan sekadar pengajaran pengetahuan, namun lebih pada proses internalisasi nilai-nilai spiritual dan moral dalam diri manusia. Selain itu, pembahasan juga menyinggung hakikat manusia menurut Islam yang terdiri dari empat unsur utama, yaitu ruh, akal, qalbu, dan jism. Rafif menjelaskan bahwa tanpa salah satu dari unsur tersebut, maka manusia tidak bisa disebut sebagai manusia. Tanpa salah satu dari keempat unsur ini, mak...

Refleksi Filsafat Ilmu: Menyelami Hakikat Pengetahuan dan Dasar Kemajuan Golongan

       7 November 2025 - Masjid Al-Qory Universitas Muhammadiyah Surabaya menjadi ajang dialog mendalam antara pemantik dan peserta. Acara ini tidak hanya menghadirkan penyampaian materi, tetapi berlangsung sebagai satu sesi diskusi dua arah yang hidup, kritis, dan sarat pertanyaan fundamental mengenai hakikat ilmu dan peranannya dalam membentuk peradaban.      Suasana Masjid Al-Qory dipenuhi antusiasme dari para peserta. Pemantik membuka diskusi dengan menekankan bahwa keinginan memahami ilmu secara menyeluruh adalah ciri utama seorang yang berpikir filsafati. Di tengah keterbatasan sudut pandang, manusia sering kali hanya terpaku pada satu disiplin; namun pemikiran filsafat justru menuntut seseorang menghubungkan ilmu dengan nilai moral, agama, dan realitas sosial. Dari titik inilah peserta didorong untuk memeriksa ulang pemahaman mereka mengenai struktur ilmu.      Pemantik kemudian membawa peserta pada refleksi mendasar: bahwa se...

“Telah Berlayar Nahkoda Baru Pimpinan Komisariat IMM Allende 2024/2025”

 Pelantikan PK IMM Allende periode 2024/2025    di SD Muhammadiyah 4 Surabaya, Minggu (8/12/14)     Setelah menyelenggarakan Musyawarah Komisariat ke IX pada 23-24 Oktober 2024 di SMP Muhammadiyah 11 Surabaya, Pimpinan Komisariat (PK) IMM Allende Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surabaya, resmi melantik kepengurusan baru untuk periode 2024/2025 yang dinahkodai Amirul Haq Al-Amin sebagai ketua umum dan Hani Dwi Wilujeng sebagai sekertaris umum. PK IMM Allende sukses menggelar Acara Pelantikan ke IX  pada tanggal 8 Desember 2024 di SD Muhammadiyah 4 Surabaya. Pelantikan ini dihadiri oleh calon Badan Pengurus Harian yang dilantik maupun calon kader dari PK IMM Allende, Ketua Umum PK IMM Allende Periode 2023/2024, Ketua Umum Koordinator Komisarita (Koorkom) IMM Universitas Muhammadiyah Surabaya, Pimpinan Cabang (PC) IMM Surabaya, dan Forum Keluarga Alumni IMM Universitas Muhammadiyah Surabaya.   Pelantikan ini mengusung tema “Membangun ...