Langsung ke konten utama

ALLENDE LEARNING SCHOOL (ALS) Teologi Kemanusiaan: Membangun Kesadaran Kolektif melalui Ayat-Ayat Al-Qur’an sebagai Subjek Pembebasan Umat


Surabaya 23 Desember 2025, PK IMM Allende menyelenggarakan kegiatan  Allende Learning School (ALS) dimana kegiatan ini adalah tempat untuk saling berdiskusi antara para kader dan BPH PK IMM Allende kegiatan ini mengusung tema “ Teologi Kemanusiaan: Membangun Kesadaran Kolektif Melalui Ayat-ayat Al - Qur'an sebagai subjek Pembebasan Umat”. Yang dilaksanakan di gedung ATT Universitas Muhammadiyah Surabaya ini menghadirkan Ahmad Ghozi Al – Afnan sebagai pemateri. Dalam pemaparannya ia mengajak para peserta untuk memahami tentang arti pembebasan dan kedamaian.

Pemateri menjelaskan bahwa kebebasan dan kedamaian yang dimaksud bukan hanya sekedar bebas tanpa peraturan tetapi juga dalam artian kebebasan yang bertanggung jawab, yang menjujung tinggi martabat manusia, keadilan sosial dan moral. Dalam pemaparan materinya, pemateri juga mengaitkan konsep khalifah fil ardh, yang menegaskan bahwa manusia juga memiliki tanggung jawab moral sebagai pemimpin di bumi. Tanggung jawab tersebut juga mencakup upaya menjaga keadilan, memperjuangkan kemanusiaan, menjadi khalifah tidak cukup dimaknai secara simbolik tetapi juga harus diwujudkan dalam tindakan yang nyata dalam kehidupan sosial

Dalam konteks perkaderan IMM Allende, materi tentang teologi kemanusiaan ini juga menjadi landasan penting dalam membentuk kader yang tidak hanya cakap secara intelektual, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan keberanian moral. Kader diharapkan mampu bersikap kritis terhadap ketidakadilan tanpa kehilangan nilai etika dan moral, serta dapat menempatkan diri sebagai bagian dari solusi atas persoalan yang tengah dihadapi masyarakat.

Diskusi juga berlangsung secara interaktif menunjukkan antusiasme peserta dalam merespons pertanyaan yang diberikan, berbagai pandangan juga muncul, terutama terkait makna dari kebebasan juga peran intelektual . hal ini menunjukkan bahwa tema yang diangkat memiliki relevansi dengan kondisi sosial dan dinamika yang terjadi saat ini.

Kegiatan ini juga menyinggung tentang tahapan perkembangan moral manusia, mulai dari yang paling awal preconventional morality yang berorientasi pada hukuman dan imbalan, convenrional morality yang berlandaskan norma sosial, hingga post convenrtional morality, yang berpijak pada prinsip etis universal. Tahapan terakhir dipandang sebagai bentuk kesadaran moral tertinggi karena menempatkan nilai keadilan dan kemanusiaan di atas kepatuhan semata terhadap aturan.

Sebagai penutup, pemateri mengajak para peserta untuk berdiskusi dan memahami peran intelektual dalam perkaderan IMM Allende. Intelektual tidak seharusnya terjebak dalam kepentingan pribadi, golongan, atau kekuasaan melainkan berdiri teguh pada nilai kebenaran dan kegiatan kemanusiaan sebagaimana yang pernah ditegaskan oleh bung Hatta.

Secara keseluruhan, kegiatan Allende Learning School (ALS) ini menjadi ruang refleksi pembelajaran yang mendorong peserta untuk memahami tentang arti pembebasan, perdamaian, moral, serta intelektual. Melalui kegiatan ini, diharapkan perserta mampu menerapkan materi yang diterima dalam kehidupan sehari-hari.

Author   : Shalwa Hauzy Azzara

Editor    : Rahma Nur Hamidah

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hadirkan Kajian yang Menghangatkan Hati

  Suarabaya - Rabu, 2 Juli 2025 lalu, Pimpinan Komisariat IMM Allende melalui bidang Immawati menggelar sebuah kegiatan inspiratif bertajuk SPM X Immawati dengan tema “Dekat Di Hati, Erat Dalam Kasih” . Bertempat di Basecamp Komunitas Cahaya Bunda, Jl. Belakang Panggung No. 35, kegiatan ini menjadi ruang belajar sekaligus ruang berbagi yang hangat bagi para ibu dalam memahami peran psikologis mereka dalam keluarga. Acara ini menghadirkan pemateri Ummi Masrufah Maulidiyah, S.Psi., M.Psi., Psikolog., yang secara lugas dan hangat menyampaikan materi mengenai pentingnya menjaga kedekatan emosional antara ibu dan anak. Dalam pemaparannya, beliau menekankan bahwa kebersamaan tidak hanya hadir dalam bentuk materi, tetapi juga dalam tindakan kecil yang konsisten, seperti menyapa anak ketika pulang sekolah, memeluknya secara rutin, dan menunjukkan kasih sayang secara verbal dan nonverbal. Salah satu momen yang mengaduk emosi peserta adalah ketika ditayangkan sebuah klip video tentang p...

Refleksi Filsafat Ilmu: Menyelami Hakikat Pengetahuan dan Dasar Kemajuan Golongan

       7 November 2025 - Masjid Al-Qory Universitas Muhammadiyah Surabaya menjadi ajang dialog mendalam antara pemantik dan peserta. Acara ini tidak hanya menghadirkan penyampaian materi, tetapi berlangsung sebagai satu sesi diskusi dua arah yang hidup, kritis, dan sarat pertanyaan fundamental mengenai hakikat ilmu dan peranannya dalam membentuk peradaban.      Suasana Masjid Al-Qory dipenuhi antusiasme dari para peserta. Pemantik membuka diskusi dengan menekankan bahwa keinginan memahami ilmu secara menyeluruh adalah ciri utama seorang yang berpikir filsafati. Di tengah keterbatasan sudut pandang, manusia sering kali hanya terpaku pada satu disiplin; namun pemikiran filsafat justru menuntut seseorang menghubungkan ilmu dengan nilai moral, agama, dan realitas sosial. Dari titik inilah peserta didorong untuk memeriksa ulang pemahaman mereka mengenai struktur ilmu.      Pemantik kemudian membawa peserta pada refleksi mendasar: bahwa se...

Daur Ulang Kardus Jadi Bingkai Hias : Kreativitas Anak Komunitas Cahaya Bunda

  Surabaya, 5 Oktober 2025 — Komunitas Cahaya Bunda bekerja sama dengan PK IMM Allende Bidang Sosial Pemberdayaan Masyarakat kembali mengadakan kegiatan pembelajaran yang inspiratif bagi anak-anak binaan. Dalam kesempatan kali ini, para relawan mengajarkan tentang bagian-bagian tumbuhan dan fungsinya, sebagai salah satu langkah awal untuk menumbuhkan kepedulian terhadap alam sejak usia dini. Kegiatan belajar ini dilaksanakan di Kalimas Utara, Kelurahan Nyamplungan, Kecamatan Pabean Cantikan, Surabaya. Pembelajaran mengenai tumbuhan menjadi pintu awal bagi anak-anak untuk memahami pentingnya makhluk hidup di sekitar mereka, khususnya tumbuhan. Melalui kegiatan ini, anak-anak diperkenalkan dengan berbagai hal dasar seperti pengertian tumbuhan, fungsi penting tumbuhan bagi kehidupan makhluk hidup lain, serta bagian-bagian tumbuhan beserta fungsinya. Relawan juga memberikan contoh nyata dari berbagai jenis tumbuhan agar anak-anak dapat mengenalinya secara langsung. Harapannya, anak d...