Langsung ke konten utama

ITS OKEY NOT TO BE OKEY: Cara Sehat Menyembuhkan Luka Batin"

Surabaya — Pimpinan Komisariat IMM Allende sukses menggelar seminar kesehatan mental bertajuk “ITS OKEY NOT TO BE OKEY: Cara Sehat Menyembuhkan Luka Batin” pada 22 Mei 2025, yang berlangsung di Gedung ATT, Lantai 8 Ruang 803 Universitas Muhammadiyah Surabaya. Acara ini dimulai pukul 14.30 WIB dan terbuka untuk seluruh kader maupun mahasiswa yang peduli pada isu kesehatan mental.

Seminar ini menghadirkan Brilian Sujatmaka, S.Psi, yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Bidang Kesehatan Pimpinan Cabang IMM Kota Surabaya, sebagai pemateri utama. Bertindak sebagai moderator, Sasi Maharani, anggota Bidang Kesehatan IMM Allende, turut memandu jalannya diskusi dengan penuh semangat dan empati.

Dalam pemaparannya, pemateri menekankan pentingnya menyadari bahwa tidak apa-apa untuk tidak merasa baik-baik saja. Ia menjelaskan bahwa luka batin merupakan hal yang nyata dan dapat berdampak serius pada kesehatan mental bila tidak ditangani secara tepat. Oleh karena itu, seminar ini membahas tiga pokok penting: kesadaran akan kesehatan mental, cara menyembuhkan luka batin secara sehat, dan bagaimana proses menerima diri secara utuh.

Menurut Brili, penyembuhan luka batin tidak bisa dilakukan secara instan. "Diperlukan keberanian untuk menghadapi emosi, membuka ruang aman untuk bercerita, serta membangun hubungan yang suportif di lingkungan sekitar," jelasnya. Ia juga menekankan pentingnya mengakses bantuan profesional jika diperlukan dan tidak menganggap remeh gejala-gejala seperti kecemasan, stres berlebih, dan perasaan hampa yang berkepanjangan.

Selain itu, proses menerima diri juga dibahas secara mendalam. Menerima diri berarti menghargai seluruh pengalaman hidup, baik yang menyenangkan maupun menyakitkan, dan menyadari bahwa semua itu merupakan bagian dari proses tumbuh menjadi pribadi yang lebih kuat. Sikap ini membantu individu untuk tidak terus terjebak dalam rasa bersalah atau penolakan terhadap diri sendiri.

Acara berlangsung dengan antusiasme tinggi. Para peserta aktif berdiskusi, bertanya, dan membagikan pengalaman pribadi terkait luka batin dan proses penyembuhan yang mereka jalani. Hal ini menciptakan suasana yang hangat dan mendukung, sesuai dengan semangat "kader potensial" yang diusung oleh IMM Allende.

Seminar ini menjadi bukti nyata bahwa isu kesehatan mental bukanlah sesuatu yang tabu untuk dibicarakan. Justru dengan ruang-ruang seperti ini, para mahasiswa dan kader dapat saling menguatkan dan mengembangkan kesadaran diri yang lebih sehat.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, IMM Allende berharap agar semakin banyak generasi muda yang berani menyuarakan pentingnya menjaga kesehatan mental dan tidak takut untuk mencari bantuan. Karena sesungguhnya, tidak apa-apa untuk tidak baik-baik saja asalkan kita mau melangkah menuju pemulihan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ta’dib dan Konsepsi Manusia dalam Islam

  Surabaya – Bidang Tabligh PK IMM Allende kembali menggelar Kajian Islam KALAM #5 pada hari Kamis, (12/6), bertempat di Lantai 9, Ruang 903 Gedung At Tauhid Tower. Kajian ini mengangkat tema “Ta’dib dan Konsepsi Manusia dalam Islam”, dengan menghadirkan Rafif Burhanuddin Muhammad sebagai pemateri. Kajian ini membahas secara mendalam tentang konsep ta’dib , yaitu proses pendidikan dalam Islam yang menekankan pembentukan adab dalam diri individu, agar mampu mengenal dan menempatkan segala sesuatu secara adil dan proporsional. Pemateri menekankan bahwa ta’dib bukan sekadar pengajaran pengetahuan, namun lebih pada proses internalisasi nilai-nilai spiritual dan moral dalam diri manusia. Selain itu, pembahasan juga menyinggung hakikat manusia menurut Islam yang terdiri dari empat unsur utama, yaitu ruh, akal, qalbu, dan jism. Rafif menjelaskan bahwa tanpa salah satu dari unsur tersebut, maka manusia tidak bisa disebut sebagai manusia. Tanpa salah satu dari keempat unsur ini, mak...

Refleksi Filsafat Ilmu: Menyelami Hakikat Pengetahuan dan Dasar Kemajuan Golongan

       7 November 2025 - Masjid Al-Qory Universitas Muhammadiyah Surabaya menjadi ajang dialog mendalam antara pemantik dan peserta. Acara ini tidak hanya menghadirkan penyampaian materi, tetapi berlangsung sebagai satu sesi diskusi dua arah yang hidup, kritis, dan sarat pertanyaan fundamental mengenai hakikat ilmu dan peranannya dalam membentuk peradaban.      Suasana Masjid Al-Qory dipenuhi antusiasme dari para peserta. Pemantik membuka diskusi dengan menekankan bahwa keinginan memahami ilmu secara menyeluruh adalah ciri utama seorang yang berpikir filsafati. Di tengah keterbatasan sudut pandang, manusia sering kali hanya terpaku pada satu disiplin; namun pemikiran filsafat justru menuntut seseorang menghubungkan ilmu dengan nilai moral, agama, dan realitas sosial. Dari titik inilah peserta didorong untuk memeriksa ulang pemahaman mereka mengenai struktur ilmu.      Pemantik kemudian membawa peserta pada refleksi mendasar: bahwa se...

Hadirkan Kajian yang Menghangatkan Hati

  Suarabaya - Rabu, 2 Juli 2025 lalu, Pimpinan Komisariat IMM Allende melalui bidang Immawati menggelar sebuah kegiatan inspiratif bertajuk SPM X Immawati dengan tema “Dekat Di Hati, Erat Dalam Kasih” . Bertempat di Basecamp Komunitas Cahaya Bunda, Jl. Belakang Panggung No. 35, kegiatan ini menjadi ruang belajar sekaligus ruang berbagi yang hangat bagi para ibu dalam memahami peran psikologis mereka dalam keluarga. Acara ini menghadirkan pemateri Ummi Masrufah Maulidiyah, S.Psi., M.Psi., Psikolog., yang secara lugas dan hangat menyampaikan materi mengenai pentingnya menjaga kedekatan emosional antara ibu dan anak. Dalam pemaparannya, beliau menekankan bahwa kebersamaan tidak hanya hadir dalam bentuk materi, tetapi juga dalam tindakan kecil yang konsisten, seperti menyapa anak ketika pulang sekolah, memeluknya secara rutin, dan menunjukkan kasih sayang secara verbal dan nonverbal. Salah satu momen yang mengaduk emosi peserta adalah ketika ditayangkan sebuah klip video tentang p...