Langsung ke konten utama

Menggugat Nalar Pendidikan: IMM Allende Bahas Filsafat Pendidikan Islam

 


Surabaya – Bidang Tabligh IMM Allende kembali melaksanakan kajian Islam yang keempat pada hari Senin (26/5). Tema kajian kali ini adalah Filsafat Pendidikan Islam dan menghadirkan pembicara Raffi Burhanuddin Muhammad, yang menjelaskan pendidikan dari sudut pandang Islam dengan pendekatan filosofis dan menyeluruh.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari program rutin di bidang Tabligh yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman kader mengenai nilai-nilai pendidikan dalam Islam. Raffi memulai pembahasannya dengan mengungkapkan bahwa dalam Islam, iman dan ilmu tidak dapat dipisahkan. "Ilmu tanpa iman dapat tersesat arah, sedangkan iman tanpa ilmu dapat kehilangan dasar," jelasnya.

Dalam penyampaiannya, Raffi merujuk pada gagasan Hasan Langgulung yang mengelompokkan filsafat pendidikan Islam menjadi tiga mazhab utama. Pertama, mazhab masyarakat, yang menekankan pentingnya nilai-nilai sosial dalam proses pendidikan. Kedua,  mazhab individu, yang lebih menekankan pengembangan diri, meskipun terkadang bertentangan dengan nilai-nilai sosial. Ketiga, perpaduan antara masyarakat dan individu, yang dianggapnya sebagai pendekatan paling seimbang karena mengakomodasi interaksi dua arah antara individu dan lingkungannya.

Lebih dalam, Raffi menekankan bahwa tujuan pendidikan dalam Islam terkait erat dengan tujuan eksistensi manusia. Ia mengingatkan bahwa sebagai makhluk yang diciptakan oleh Allah, manusia memiliki dua tanggung jawab utama: menjadi hamba yang taat dan menjadi khalifah di bumi. "Dengan kata lain, di samping melaksanakan ibadah secara ritual, manusia juga harus melestarikan, merawat, dan mensejahterakan bumi sebagai bentuk tanggung jawab," ungkapnya.

Kajian ini diikuti dengan semangat oleh para kader dari berbagai bidang di IMM Allende. Diskusi yang melibatkan interaksi terjadi dengan semarak setelah penyampaian materi, menunjukkan besarnya minat kader terhadap tema yang berkaitan dengan peranan mereka sebagai mahasiswa dan juga sebagai hamba Allah di lingkungan masyarakat.

Melalui kajian islam ini, Bidang Tabligh IMM Allende mengharapkan semua kader dapat lebih mengerti inti dari pendidikan Islam dan dapat menjadikannya sebagai acuan dalam pengembangan diri serta kontribusi kepada masyarakat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hadirkan Kajian yang Menghangatkan Hati

  Suarabaya - Rabu, 2 Juli 2025 lalu, Pimpinan Komisariat IMM Allende melalui bidang Immawati menggelar sebuah kegiatan inspiratif bertajuk SPM X Immawati dengan tema “Dekat Di Hati, Erat Dalam Kasih” . Bertempat di Basecamp Komunitas Cahaya Bunda, Jl. Belakang Panggung No. 35, kegiatan ini menjadi ruang belajar sekaligus ruang berbagi yang hangat bagi para ibu dalam memahami peran psikologis mereka dalam keluarga. Acara ini menghadirkan pemateri Ummi Masrufah Maulidiyah, S.Psi., M.Psi., Psikolog., yang secara lugas dan hangat menyampaikan materi mengenai pentingnya menjaga kedekatan emosional antara ibu dan anak. Dalam pemaparannya, beliau menekankan bahwa kebersamaan tidak hanya hadir dalam bentuk materi, tetapi juga dalam tindakan kecil yang konsisten, seperti menyapa anak ketika pulang sekolah, memeluknya secara rutin, dan menunjukkan kasih sayang secara verbal dan nonverbal. Salah satu momen yang mengaduk emosi peserta adalah ketika ditayangkan sebuah klip video tentang p...

Bagaimana Cara Taat kepada Pemimpin

    Desember  2025 ,  Dalam kehidupan bermasyarakat, kepemimpinan memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga keteraturan dan keberlangsungan kehidupan bersama. Islam memandang kepemimpinan sebagai amanah yang tidak hanya berkaitan dengan kekuasaan, tetapi juga tanggung jawab moral dan spiritual. Oleh karena itu, pembahasan mengenai bagaimana cara taat kepada pemimpin menjadi hal yang relevan dan terus dibutuhkan, terutama di tengah dinamika sosial dan politik yang semakin kompleks.      Dalam konsep Islam, kepemimpinan memiliki strata yang jelas. Pada tingkatan tertinggi terdapat khalifah, sebagai pemimpin umat yang memikul tanggung jawab besar dalam menjaga agama dan mengatur urusan dunia. Sementara itu, dalam konteks kehidupan bernegara dan bermasyarakat saat ini, pemimpin dikenal sebagai ulil amri, yaitu pemimpin/penguasa yang berwenang, mencakup pemerintah (presiden, menteri, kepala daerah), ulama ahli, komandan militer, hingga ahli di...

Diskusi Literasi: Mengasah Kritis, Menambah Ilmu

Surabaya - PK IMM Allende sukses  menggelar program kerja Diskusi Literasi yang dilaksanakan di sekretariat PK IMM Allende, pada Rabu (19/03). Acara ini terbuka untuk umum dan diperuntukkan bagi seluruh insan yang merasa haus akan ilmu pengetahuan serta ingin mengembangkan diri secara intelektual. Program ini diadakan sebagai wadah bagi siapa saja yang masih melek terhadap literasi namun merasa ada kekurangan dalam penguasaan ilmu yang dimiliki. Berbagai argumen dan pendapat dari para peserta mengalir dengan lancar, diiringi dengan debat kusir yang menyenangkan sehingga dapat menciptakan suasana diskusi yang interaktif dan produktif. Program ini dilaksanakan setiap dua minggu sekali oleh bidang Riset, Pengembangan, dan Keilmuwan (RPK), dengan tujuan untuk mempererat tali persaudaraan antar peserta melalui pertukaran gagasan dalam diskusi yang penuh wawasan. Tidak hanya mempererat hubungan sosial, program ini juga bertujuan untuk mempertajam pemikiran kritis mahasiswa dan audiens ya...