Langsung ke konten utama

Kajian Islami Tabliqh : Memandang Dunia Dengan Kacamata Islam

 


Surabaya – Bidang Tabliqh PK IMM Allende kembali menggelar acara kajian yang bertemakan “Memandang Dunia dengan Kacamata Islam” yang diisi oleh pemateri  Dr. Sholihul Huda M.Fil.I. Acara ini berlangsung pada Rabu (07/05) yang diadakan di lantai 9 ruang 903 di Gedung At-Tauhid Tower. Dalam usaha membangkitkan kesadaran intelektual dan spiritual di antara anggota, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Komisariat Allende bidang Tabliqh kembali mengadakan Kajian Islam dengan tema “Memandang Dunia dengan Kacamata Islam”.

Aktivitas ini merupakan komponen dari program penguatan ideologi serta nilai-nilai keislaman untuk kader IMM, terutama dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin rumit dan dinamis. Islam bukan hanya agama yang mengatur ritual ibadah semata, tetapi merupakan sistem kehidupan yang utuh dan menyeluruh, yang menawarkan cara pandang terhadap realitas, kehidupan, dan tujuan manusia di dunia ini. Ia memberikan kerangka berpikir yang menata hubungan manusia dengan Tuhannya, dengan sesama, dan dengan alam semesta, serta membimbing setiap aspek kehidupan mulai dari ilmu pengetahuan, etika, sosial, ekonomi, hingga kepemimpinan berdasarkan prinsip-prinsip tauhid, keadilan, dan rahmat.

Kajian ini dimaksudkan utuk mnegajak peserta, terutama kader IMM memhami realitas hidup melalui padangan Islam dan tidak hanya dari perspektif sekuler atau materialis. Islam mengajarkan bahwa dunia bukanlah tujuan akhir melainkan arena ujian dan sarana untuk beramal dan beribadah dengan tujuan bukan hanya untuk sekedar mencari kesengan dunia yang sementara.

Acara diakhiri dengan do'a berasama dengan harapan Allah memberikan keridhaan-Nya agar pengetahuan yang didapat menjadi amal yang memiliki kesan dan mampu menginspirasi.

Author : Nabila Nikamtu Khoirun Nisa

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ta’dib dan Konsepsi Manusia dalam Islam

  Surabaya – Bidang Tabligh PK IMM Allende kembali menggelar Kajian Islam KALAM #5 pada hari Kamis, (12/6), bertempat di Lantai 9, Ruang 903 Gedung At Tauhid Tower. Kajian ini mengangkat tema “Ta’dib dan Konsepsi Manusia dalam Islam”, dengan menghadirkan Rafif Burhanuddin Muhammad sebagai pemateri. Kajian ini membahas secara mendalam tentang konsep ta’dib , yaitu proses pendidikan dalam Islam yang menekankan pembentukan adab dalam diri individu, agar mampu mengenal dan menempatkan segala sesuatu secara adil dan proporsional. Pemateri menekankan bahwa ta’dib bukan sekadar pengajaran pengetahuan, namun lebih pada proses internalisasi nilai-nilai spiritual dan moral dalam diri manusia. Selain itu, pembahasan juga menyinggung hakikat manusia menurut Islam yang terdiri dari empat unsur utama, yaitu ruh, akal, qalbu, dan jism. Rafif menjelaskan bahwa tanpa salah satu dari unsur tersebut, maka manusia tidak bisa disebut sebagai manusia. Tanpa salah satu dari keempat unsur ini, mak...

“Telah Berlayar Nahkoda Baru Pimpinan Komisariat IMM Allende 2024/2025”

 Pelantikan PK IMM Allende periode 2024/2025    di SD Muhammadiyah 4 Surabaya, Minggu (8/12/14)     Setelah menyelenggarakan Musyawarah Komisariat ke IX pada 23-24 Oktober 2024 di SMP Muhammadiyah 11 Surabaya, Pimpinan Komisariat (PK) IMM Allende Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surabaya, resmi melantik kepengurusan baru untuk periode 2024/2025 yang dinahkodai Amirul Haq Al-Amin sebagai ketua umum dan Hani Dwi Wilujeng sebagai sekertaris umum. PK IMM Allende sukses menggelar Acara Pelantikan ke IX  pada tanggal 8 Desember 2024 di SD Muhammadiyah 4 Surabaya. Pelantikan ini dihadiri oleh calon Badan Pengurus Harian yang dilantik maupun calon kader dari PK IMM Allende, Ketua Umum PK IMM Allende Periode 2023/2024, Ketua Umum Koordinator Komisarita (Koorkom) IMM Universitas Muhammadiyah Surabaya, Pimpinan Cabang (PC) IMM Surabaya, dan Forum Keluarga Alumni IMM Universitas Muhammadiyah Surabaya.   Pelantikan ini mengusung tema “Membangun ...

Refleksi Filsafat Ilmu: Menyelami Hakikat Pengetahuan dan Dasar Kemajuan Golongan

       7 November 2025 - Masjid Al-Qory Universitas Muhammadiyah Surabaya menjadi ajang dialog mendalam antara pemantik dan peserta. Acara ini tidak hanya menghadirkan penyampaian materi, tetapi berlangsung sebagai satu sesi diskusi dua arah yang hidup, kritis, dan sarat pertanyaan fundamental mengenai hakikat ilmu dan peranannya dalam membentuk peradaban.      Suasana Masjid Al-Qory dipenuhi antusiasme dari para peserta. Pemantik membuka diskusi dengan menekankan bahwa keinginan memahami ilmu secara menyeluruh adalah ciri utama seorang yang berpikir filsafati. Di tengah keterbatasan sudut pandang, manusia sering kali hanya terpaku pada satu disiplin; namun pemikiran filsafat justru menuntut seseorang menghubungkan ilmu dengan nilai moral, agama, dan realitas sosial. Dari titik inilah peserta didorong untuk memeriksa ulang pemahaman mereka mengenai struktur ilmu.      Pemantik kemudian membawa peserta pada refleksi mendasar: bahwa se...