Langsung ke konten utama

Peduli dengan Cinta, Berbagi dengan Makna: Implementasi Nyata Dakwah Sosial melalui Kegiatan Markibul

    Surabaya 10 Januari 2026. PK IMM Allende mengadakan kegiatan Mari Kita Blusukan (Markibul) yang merupakan salah satu bentuk implementasi nyata dari gerakan dakwah sosial Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) yang berorientasi pada pemberdayaan dan kepedulian terhadap masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan di Kelurahan Kapasari oleh Bidang Sosial Pemberdayaan Masyarakat (SPM) PK IMM Allende yang berkolaborasi dengan Bidang Immawati dan Bidang Tabligh. Mengusung tema “Peduli dengan cinta, berbagi dengan makna”, kegiatan Markibul ini hadir sebagai wujud kepedulian IMM terhadap masyarakat, tidak hanya melalui bantuan materi, tetapi juga melalui edukasi dan penguatan nilai-nilai keluarga.

Rangkaian kegiatan Markibul diawali dengan pengenalan Lazismu kepada masyarakat Kelurahan Kapasari. Pengenalan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai peran Lazismu sebagai lembaga amil zakat yang berkomitmen dalam pengelolaan dan penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah secara amanah dan profesional. Melalui pengenalan ini, masyarakat diharapkan dapat mengetahui serta memanfaatkan keberadaan Lazismu sebagai sarana berbagi dan pemberdayaan umat, sekaligus menumbuhkan kepercayaan terhadap lembaga zakat yang dikelola secara transparan.

Setelah sesi pengenalan Lazismu, kegiatan dilanjutkan dengan edukasi parenting yang ditujukan kepada para orang tua. Edukasi ini merupakan program kerja dari Bidang Immawati PK IMM Allende yang berfokus pada penguatan peran keluarga, khususnya orang tua, dalam mendidik dan mengasuh anak secara baik dan benar. Materi parenting disampaikan oleh Ibu Ummi Masrufah Maulidiyah, S.Psi., M.Psi., Psikolog, yang memberikan pemahaman mengenai pentingnya pola asuh yang tepat dalam membentuk karakter, emosi, dan perkembangan anak. Melalui sesi ini, para orang tua diajak untuk lebih sadar akan peran strategis keluarga sebagai lingkungan pertama dan utama bagi tumbuh kembang anak.

Edukasi parenting tersebut disambut dengan antusias oleh masyarakat, khususnya para orang tua yang hadir. Penyampaian materi yang komunikatif dan kontekstual membuat peserta lebih mudah memahami pentingnya komunikasi yang sehat, pemberian kasih sayang, serta keteladanan dalam proses pengasuhan anak. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa dakwah tidak hanya dilakukan melalui mimbar, tetapi juga melalui edukasi yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat sehari-hari. 

Pada akhir rangkaian kegiatan Markibul, dilaksanakan sesi pembagian bantuan sosial yang merupakan program kerja dari Bidang Sosial Pemberdayaan Masyarakat, serta penyaluran “kamal” dari Bidang Tabligh. Bantuan sosial yang diberikan berupa paket sembako yang disalurkan kepada 50 kepala keluarga (KK) di Kelurahan Kapasari. Sasaran bantuan ini adalah warga yang berada pada kondisi ekonomi rendah dan belum pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah. Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung sebagai bentuk kepedulian IMM terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Melalui kegiatan Markibul ini, PK IMM Allende menunjukkan komitmennya dalam mengintegrasikan nilai-nilai kemanusiaan, keislaman, dan kemasyarakatan dalam satu gerakan nyata. Tema “Peduli dengan cinta, berbagi dengan makna” tidak hanya menjadi slogan, tetapi benar-benar diwujudkan melalui edukasi, pendampingan, dan bantuan sosial yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat berkelanjutan, mempererat hubungan antara IMM dan masyarakat, serta menumbuhkan semangat kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.

Author   : Shalwa Hauzy Azzara

Editor    : Rahma Nur Hamidah

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hadirkan Kajian yang Menghangatkan Hati

  Suarabaya - Rabu, 2 Juli 2025 lalu, Pimpinan Komisariat IMM Allende melalui bidang Immawati menggelar sebuah kegiatan inspiratif bertajuk SPM X Immawati dengan tema “Dekat Di Hati, Erat Dalam Kasih” . Bertempat di Basecamp Komunitas Cahaya Bunda, Jl. Belakang Panggung No. 35, kegiatan ini menjadi ruang belajar sekaligus ruang berbagi yang hangat bagi para ibu dalam memahami peran psikologis mereka dalam keluarga. Acara ini menghadirkan pemateri Ummi Masrufah Maulidiyah, S.Psi., M.Psi., Psikolog., yang secara lugas dan hangat menyampaikan materi mengenai pentingnya menjaga kedekatan emosional antara ibu dan anak. Dalam pemaparannya, beliau menekankan bahwa kebersamaan tidak hanya hadir dalam bentuk materi, tetapi juga dalam tindakan kecil yang konsisten, seperti menyapa anak ketika pulang sekolah, memeluknya secara rutin, dan menunjukkan kasih sayang secara verbal dan nonverbal. Salah satu momen yang mengaduk emosi peserta adalah ketika ditayangkan sebuah klip video tentang p...

Bagaimana Cara Taat kepada Pemimpin

    Desember  2025 ,  Dalam kehidupan bermasyarakat, kepemimpinan memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga keteraturan dan keberlangsungan kehidupan bersama. Islam memandang kepemimpinan sebagai amanah yang tidak hanya berkaitan dengan kekuasaan, tetapi juga tanggung jawab moral dan spiritual. Oleh karena itu, pembahasan mengenai bagaimana cara taat kepada pemimpin menjadi hal yang relevan dan terus dibutuhkan, terutama di tengah dinamika sosial dan politik yang semakin kompleks.      Dalam konsep Islam, kepemimpinan memiliki strata yang jelas. Pada tingkatan tertinggi terdapat khalifah, sebagai pemimpin umat yang memikul tanggung jawab besar dalam menjaga agama dan mengatur urusan dunia. Sementara itu, dalam konteks kehidupan bernegara dan bermasyarakat saat ini, pemimpin dikenal sebagai ulil amri, yaitu pemimpin/penguasa yang berwenang, mencakup pemerintah (presiden, menteri, kepala daerah), ulama ahli, komandan militer, hingga ahli di...

Diskusi Literasi: Mengasah Kritis, Menambah Ilmu

Surabaya - PK IMM Allende sukses  menggelar program kerja Diskusi Literasi yang dilaksanakan di sekretariat PK IMM Allende, pada Rabu (19/03). Acara ini terbuka untuk umum dan diperuntukkan bagi seluruh insan yang merasa haus akan ilmu pengetahuan serta ingin mengembangkan diri secara intelektual. Program ini diadakan sebagai wadah bagi siapa saja yang masih melek terhadap literasi namun merasa ada kekurangan dalam penguasaan ilmu yang dimiliki. Berbagai argumen dan pendapat dari para peserta mengalir dengan lancar, diiringi dengan debat kusir yang menyenangkan sehingga dapat menciptakan suasana diskusi yang interaktif dan produktif. Program ini dilaksanakan setiap dua minggu sekali oleh bidang Riset, Pengembangan, dan Keilmuwan (RPK), dengan tujuan untuk mempererat tali persaudaraan antar peserta melalui pertukaran gagasan dalam diskusi yang penuh wawasan. Tidak hanya mempererat hubungan sosial, program ini juga bertujuan untuk mempertajam pemikiran kritis mahasiswa dan audiens ya...