Minggu, 18 Januari 2026, PK IMM Allende kembali melaksanakan kegiatan belajar rutin bersama anak-anak di Komunitas Cahaya Bunda (KCB). Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen PK IMM Allende dalam mendampingi proses tumbuh kembang anak melalui pembelajaran yang menyenangkan, bermakna, dan sesuai dengan dunia anak. Pada pertemuan kali ini, pembelajaran mengusung tema permainan tradisional, sebagai upaya memperkenalkan kembali kekayaan budaya Indonesia kepada generasi muda.
Pembelajaran diawali dengan pengenalan berbagai jenis permainan tradisional yang ada di Indonesia. Anak-anak diperkenalkan dengan permainan seperti cublak-cublak suweng, congklak, gobak sodor, dan ular-ularan. Melalui sesi pengenalan ini, anak-anak tidak hanya mengetahui nama permainan, tetapi juga memahami bahwa permainan tradisional merupakan bagian dari warisan budaya yang mengandung nilai kebersamaan, kerja sama, dan sportivitas. Penyampaian materi dilakukan secara interaktif agar anak-anak tetap antusias dan terlibat aktif dalam proses belajar.
Setelah pengenalan permainan tradisional, kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung permainan ular-ularan. Sebelum memulai permainan, anak-anak diajak untuk bernyanyi bersama lagu ular-ularan. Kegiatan bernyanyi ini bertujuan menciptakan suasana ceria, membangun keakraban, serta membantu anak-anak lebih mudah mengikuti alur permainan. Suasana belajar pun menjadi lebih hidup, penuh tawa, dan jauh dari kesan kaku.
Dalam praktik permainan ular-ularan, anak-anak belajar banyak hal tanpa mereka sadari. Mereka belajar mengikuti aturan permainan, melatih konsentrasi, menumbuhkan keberanian, serta membangun sikap saling menghargai antar teman. Selain itu, permainan ini juga melatih kemampuan motorik dan sosial anak, karena dilakukan secara berkelompok dan membutuhkan kerja sama. Pembelajaran melalui permainan ini menunjukkan bahwa proses belajar tidak selalu harus dilakukan di dalam kelas, tetapi dapat berlangsung melalui aktivitas sederhana yang menyenangkan.
Sebagai bentuk apresiasi dan penguatan perilaku positif, pada akhir kegiatan anak-anak diberikan stik sebagai token pembelajaran. Token ini diberikan kepada anak dengan kategori paling disiplin selama pembelajaran berlangsung. Pemberian token bertujuan untuk menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, serta memotivasi anak-anak agar terus berperilaku baik dalam kegiatan belajar selanjutnya.
Melalui kegiatan belajar rutin ini, PK IMM Allende berharap anak-anak di Komunitas Cahaya Bunda tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga pengalaman belajar yang bermakna. Permainan tradisional dijadikan sebagai media pembelajaran yang tidak hanya melestarikan budaya, tetapi juga membentuk karakter anak sejak dini melalui cara yang menyenangkan dan penuh makna
Author : Hani Dwi Wilujeng (SPM)

Komentar
Posting Komentar